Kamis, 29 Mei 2014

SANG PEMETIK YANG BAIK HATI





Bak Mawar yang sedang Ranum-ranumnya




Mawar begitu indah nan mempesona
Dipandang menyejukkan mata, wanginya menenangkan jiwa
Tak ada yang tak suka dengan pesona dan aromanya
Ia akan tetap indah karena tak ada yang memetiknya sampai ia merekah
Ketika ada yang coba menyentuhnya, ia akan melindungi diri dengan durinya
Karena ia ingin menjadi mawar indah yang merekah
Ia akan menanti seoarang pemetik yang menunggunya hingga merekah
Karena seorang pemetik yang baik tahu
Bahwa mawar akan bahagia dipetik ketika sudah merekah
Bukan ketika ia sedang menguncup…
Begitulah perumpamaan wanita shalehah
Ia ibarat mawar merekah yang sedang ranum-ranumnya
Ia memberikan kesejukan jika dipandang
Bicaranya dakwah..
Pendengarannya tilawah..
Geraknya jihad fii sabilillaah..
Ia akan menjaga marwah, iffah serta izzahnya sebagai muslimah
Karena ia tahu sang pemetik yang baik sudah Allaah siapkan untuknya
Sang pemetik yang menghormatinya bukan menodainya
Sang pemetik yang memetik melalui jalan syar’i yang diridhai oleh-Nya

               Menjadi wanita shalehah yang indah akhlaqnya,

               Baik agamanya, teduh parasnya, brilliant otaknya..

   "Syar’i, berprestasi, dan menginspirasi" :)

  Kota Pelajar
 Yogyakarta, 29 Mei 2014
 30 Rajab 1435 H



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar