Kamis, 12 Februari 2015

Matakuliah : Pembinaan Minat Baca



RESENSI NOVEL

Judul                : Pudarnya Pesona Cleopatra
Penulis             : Habiburrahman El Shirazy
Penerbit           : Republika
Tebal               : viii, 110 halaman
ISBN               : 979360400-X


Cerita dalam novel mini ini berawal tentang sosok AKU yang sangat mengagumi kecantikan paras gadis Mesir titisan Cleopatra tinggi semampai. Bermata biru, hidung mancung, dan lesung pipi yang membuat orang akan tersihir melihatnya. Cerita ini berlatar budaya Jawa yang terkenal dengan bakti pada orangtua. Si AKU dijodohkan dengan Raihana, gadis shalehah, hafal Al-Qur’an, dan lulusan terbaik di kampusnya. Namun si AKU tidak mencintai Raihana yang selalu setia dan berbakti padanya. Hingga suatu ketika AKU mendapat cerita tentang pemuda Indonesia yang menikahi gadis Mesir. AKU teriris mendengar kisah itu. Kenyataannya pemuda Indonesia tidak cocok menikah dengan gadis Mesir. Perbedaan yang cukup jauh dan besar sangat tidak memungkinkan untuk bisa bersatu. Ia teringat Raihana. Dan tumbuh rasa cinta dan rindu yang meggebu-gebu kepada Raihana. Namun saat ia sudah bisa mencintai Raihana. AKU kehilangan Raihana dan bayi yang dikandungnya. Mereka meninggal dunia. Dalam cerita tersebut. penulis menghadirkan pesan bagi para pendewa kencantikan. Agar tidak berlebihan memuja “kecantikan” juga gambaran ketaatan seorang istri kepada suaminya.

Novel ini juga menghadirkan satu cerita lagi yang berjudul “Setetes Embun Cinta Niyala”. Berkisah tentang akhwat lulusan Fakutas Kedokteran di salah satu Universitas Negeri di Jakarta. Akhwat yang bernama Niyala, harus menerima perjodohan dengan pemuda desanya yang berakhlak buruk. Tujuannya supaya hutang ayahnya lunas kepada keluarga pemuda itu. Namun sebelum perjodohan itu terjadi. Faiq, yakni kakak angkatnya yang kuliah di Mesir pulang ke tanah air dan menikahinya. Bahkan meski bermula sandiwara. Tapi ini kejutan yang membahagiakan Niyala. Dalam cerita ini mengajarkan bahwa kesucian cinta karena-Nya akan bermuara pada kebahagiaan meski datangnya tiba-tiba.

Tujuan Novel yang terdiri dari dua cerita itu adalah supaya tidak mendewakan kecantikan, juga betapa dahsyatnya cinta kerana-Nya. Novel ini sangat dianjurkan untuk dibaca. Supaya jiwa-jiwa kita tetap suci dan istiqamah dalam menjaga fitrah “cinta”.


Kelebihan Novel :
1.  Penulis mampu berdakwah dengan disajikan dalam bentuk novel yang enak dibaca dan tidak menggurui.
2.      Novel ini mengajarkan bahwa kecantikan bukan segalanya.
3.      Novel ini mengajarkan bahwa cinta karena-Nya akan berbuah surga.
4.      Dari sisi bahasa : bahasanya sederhana dan mudah dipahami sehingga enak dibaca.
5.      Dari sisi isi : singkat namun menimbulkan kesan yang mendalam.

Kekurangan Novel :
1.      Masih banyak cerita menarik yang harusnya bisa dihadirkan dalam novel ini.

Saran :
Setelah membaca novel mini ini maka sudah sepatutnya him\kmah cerita yang didapat dijadikan bekal pembelajaran agar tetap Istiqamah. Juga sadar bahwa kecantikan bukan segalanya. Akan tetapi keshalehan dan kecerdasanlah yang lebih utama.





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar