Jumat, 06 Maret 2015

ALUS dan Kopi....


ALUS dan Kopi….



-- Filosofi kopi
Kenapa harus kopi? Ah itu pertanyaan yang amat menggelitik bagiku. Namun setiap pertanyaan bukankah harus terjawab meski hanya dengan anggukan, gelengan atau bahkan dengan kebisuan. Oke, kopi itu cairan hitam pekat didalam secangkir gelas keramik. Yang mengepulkan asap dengan aroma yang menggugah selera untuk sekedar menyeruputnya. Mungkin seperti ini bayangan kita tentang kopi. Hai kawan kopi yang kumaksud bukanlah seperti itu. 

Kopi…. Hitamnya menjadi coklat keputihan. Kenapa? Karena ada caramel, pistachio, susu, atau bahkan segala jenis pemanis lainnya. Seperti kopi yang kusantap waktu lalu saat rapat bersama ALUS Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan khususnya Divisi Pers yang bertempat di LUK Coffee (Café yang ada perpustakaannya, Keren hehe). Sebuah roti, sendok, dan gula menghiasi piring yang menyangga secangkir kopi berwarna coklat keputihan. Diatasnya garis-garis caramel semakin mempercantik tampilan kopi. Macchiato Caramel. Itulah nama kopi itu. Rasanya tiada dua. Ketika diseruput, caramel dan latte dipermukaan kopi akan meninggalkan jejak dibibir. Hemmm delicious.. #Espresso #Lezato #Freddo #Doppio #Marocchino #Americano 



Kopi.. bagi yang sudah mengenalnya akan sulit jika harus berpisah. Karena terlalu banyak kenangan manis bersama kopi. Nah, sejujurnya begitu pulalah dengan ALUS Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan yang pada dasarnya sudah melekat dalam diriku. Kenapa? Karena terlalu banyak kenangan manis yang sudah ALUS berikan kepadaku. 

Div. Pers di LUK Coffee & Book Jogja
ALUS, aku mengenalnya saat semester satu dan langsung jatuh hati padanya. Hingga akhirnya kupersembahkan sebuah cerpen sederhana untuk ALUS. Setelah itu aku pun bergabung bersama ALUS di Divisi Pers. Yah, Divisi ini begitu dekat dengan kehidupanku yang tak jauh-jauh dengan dunia kepenulisan, pikirku. Divisi lain ada, seperti Divisi Keanggotaan, Divisi Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat, dan Divisi Pengembangan Profesi,

Jalanku adalah di Divisi Pers. Kini aku menjabat sebagai wakil divisi juga merangkap sebagai Redaktur berita. Yah, amanah yang cukup besar menurutku. Kami bertugas meliput seluruh kegiatan dari berbagai divisi, membuat berita, membuat video, membuat portofolio, menerbitakan kabar ALUS, mengadakan pelatihan Jurnalistik, pelatihan Photography, dan lain sebagianya. Pokoknya yang berkaitan dengan berita.

Koleksi buku di LUK Coffee & Book Jogja

Banyak suka duka yang kualami. Dukanya adalah selalu dikejar deadline hehe Tapi ini tak mengapa, untuk hasil yang terbaik memang harus ada kerja keras.  Sukanya begitu banyak. Di ALUS aku bertemu dengan teman-teman yang begitu menyenangkan, pengalaman yang tak terlupakan, kebersamaan yang berasa kekeluargaan, dan belajar bekerja sama juga belajar kepemimpinan.

ALUS, darinya aku mengerti bagaimana kondisi lapangan yang sesungguhnya. Bahwa kami sebagai penggerak dibidang informasi ternyata memiliki tantangan yang begitu luar biasa. mana bisa kami hanya berdiam diri di bangku kuliah untuk memantau perkembangan informasi di era global ini. Kami harus terjun langsung ke lapangan. Yah, salah satunya dengan berbagai kegiatan ALUS yang banyak menggandeng masyarakat untuk lebih mengenal informasi. Tak hanya yang berkaitan dengan buku tetapi juga kegiatan lainnya. 

ALUS banyak mengadakan kegiatan setiap tahunnya. Seperti yang sudah kuikuti itu ada, Jogja Membaca, ALUS Goes to School, Pustakawan Plus, acara Talkshow maupun seminar bersama ALUS, pengabdian kepada masyarakat dengan membantu mengelola informasi di perpustakaan, acara baksos, acara ulang tahun ALUS, acara jalan santai bersama ALUS, Nonton dan diskusi Film “Dibalik Frekuensi”, dan masih banyak lagi. Untuk acara terdekat ALUS akan ada kegiatan ALUS Goes to School Jogja Jateng tour dalam rangka memperingati hari buku Internasional. Kami akan tour kebeberapa perpustakaan sekolah di Jawa Tengah sembari berbagi ilmu disana.

Bersama ALUS, kami mencoba menjadi generasi muda yang penuh karya dan berdaya guna, bisa mengabdi dan mengajak masyarakat untuk gemar membaca, juga menjadi penggerak informasi namun tetap berprestasi di akademik.

ALUS dan Kopi…
Dua hal yang berbeda namun sama dalam pemakanaan yang lebih mendalam, menurutku. Atau karena, jika rapat untuk Divisi Pers lebih suka di Café, hingga hal ini menyebabkan kopi dan ALUS begitu dekat? Entahlah yang pasti kopi lebih sering menjadi saksi lahirnya berbagai ide untuk kemajuan ALUS dalam berbagai kegiatan.

#IDKS

Yogyakarta, 07 Maret 2015

     Ini hanya sebagian kecil dokumentasi kegiatan. Karena jika dimasukkan semua akan banyak sekali.... :D
Logo ALUS

Pemutaran & Diskusi Film Dibalik Frekuensi di BPAD DIY

Narsis saat pelantikan kepengurusan tahun 2014-2015

Pelatihan Jurnalistik

Jogja Membaca 4 di NOL KM

Jogja Membaca 3
Berikrar saat pelantikan kepengurusan
Merangkai Jogja dengan Membaca



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar