Minggu, 28 Agustus 2016

Sedulur Panggung; Pencak Silat 4 Jam di Monumen SO 1 Maret

Taken pict by Hidaya Photograph
Tepat pada hari sabtu, 20 Agustus 2016 berlokasi di Monumen Serangan Oemoem 1 Maret Malioboro, Yogyakarta ada event yang sangat menarik yakni atraksi pencak silat selama 4 jam. Ada 313 peserta yang berasal dari Yogyakarta, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Jawa Tengah) yang terdiri dari berbagai perguruan yakni Persaudaraan Setia Hati, Pagar Nusa, Teratai Putih, Merpati, Perisasi Diri,  Maenpo Cikalong dll. Pencak silat selama 4 jam yang dimotori oleh Tangtungan Project dan Paseduluran Angkringan Silat dengan Dinas Kebudayaan Provinsi DIY sebagai penaja utama berjalan sangat meriah. 

Nah, tentu aku tak kalah antusias turut serta memeriahkan event tersebut meski hanya sebagai penikmat sajian pencak silat selama 4 jam tersebut. yah, pengobat rindu dengan perguruanku saat dahulu masih aktif bela diri silat. Yah, pengobat rindu dengan mantan terindahku Pencak Silat Satria Muda Indonesia. Yah, rindu praktekin jurus, lompat harimau, dan banyak hal lain sampai ujian kenaikan sabuk. Rindu ya…

Sudah ya kangen-kangenannya. Ntar balikkan lagi kok setelah sukses menyelasaikan tugas dari Ayah yakni lulus S1 hehe

Oke, pencak silat selama 4 jam ini dimulai dari pukul 15.30-20.00 WIB dan ditonton oleh warga Jogja yang tidak sedikit jumlahnya, mulai dari kalangan anak-anak bahkan sampai yang sudah menua. Karena pencak silat ini memang dikagumi dari berbagai kalangan bukan hanya anak-anak tetapi juga yang sudah lanjut usia. Hal ini juga terbukti dari peserta pencak silat di atas panggung yang terdiri dari anak-anak sampai yang sudah lanjut usia.

Harapannya, dengan semakin semarak pencak silat yang notabene sebagai budaya seni bela diri asli Indonesia bisa terus semakin lestari dan generasi muda terus aktif mengembangkan hal tersebut. 

Ditunggu pencak 4 jam selanjutnya kang, mbak hehe

“Ber-pencak silat bukan untuk pamer kekuatan dan keahlian dalam bela diri tapi pada dasarnya untuk mengalahkan diri sendiri (nafsu).”

Jogja, 29 Agustus 2016.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar