Senin, 09 Februari 2015

What is your hoby, Rima??



Travelling, Reading, and Writing !! Let’s do it !!

Yah, lagi-lagi ini hanya secuil kisah, karena nanti akan ada cuilan-cuilan lain yang mengejutkan. Hehe

Jika berbicara tentang hobi, ada tiga kegiatan yang bisa dikatakan menjadi hobiku saat ini. Travelling, reading, and writing. Kenapa? 

Pertama tentang Travelling. Menyaksikan lebih dekat keindahan-keindahan yang Tuhan ciptakan adalah sebuah kesenangan. Kesenangan yang menggembirakan.  Jadi tidak ada salahnya jika keindahan yang Tuhan berikan ini patut untuk disyukuri. Asykuruka ‘ala kulli haalin yaa Rabb

Namun, kesenangan bukan sekedar kesenangan untuk mem-fresh-kan otak. Karena dari sana juga didapat sebuah pembelajaran. Pembelajaran tentang kebersamaan bersama keluarga dan teman, arti syukur, lebih mencintai Nusantara dengan hijaunya, dan pada akhirnya lebih tahu ini loh tanah air tercinta kita. Bukankah harus bangga? Selain itu, khazanah keilmuan juga akan bertambah. Bukankah pengetahuan begitu banyak, tidak hanya dengan duduk manis dibangku sekolah atau yang lainnya. Alam yang ada, atau peninggalan sejarah lainnya itu juga mengandung pembelajaran. Yang pasti dengan travelling akan mendapat informasi yang mungkin sebelumnya tidak diketahui.

Sumber : Google

Oh ya, hakikatnya titik awal travelling-ku dimulai di kota Gudeg ini. Yogyakarta. Kesenian dan budaya yang masih melekat pada kota ini membuat aku terkesan. 

Masih teringat betul tempat wisata yang pernah aku jelajahi dan ternyata banyak tempat wisata yang juga belum aku jelajahi. This is the next destination.

Candi Borobudur, Candi Prambanan, Kebun Buah Mangunan, Pantai Parangtritis, Paralayang, Pantai Sundak, Embung, dll. Ini beberapa tempat yang sudah kujelajahi di Jogja. 

Travelling ini tidak sebatas menjelajahi tanah air tercinta tapi bisa saja kelak suatu saat Tuhan mentakdirkan kaki ini menjejak di belahan bumi yang lain. Why Not?  Kun fayakun !! Istajib Yaa Rabb..

Kedua tentang Reading. Sebenarnya perintah membaca ini sudah sejak lama ada. Ingat ketika Nabi pertama kali menerima wahyu? Apa yang disampaikan Jibril? Ya, “Iqra' ”. Perintah membaca sudah ada sejak dulu. Aku juga sadar betul, bahwa dengan membaca akan banyak pengetahuan yang kudapat. Cakrawala pengetahuan membentang luas. 

Dosenku pernah berkata, bahwa orang yang rajin membaca akan jauh berbeda dengan orang yang tidak mau membaca. Baik dari pola pikirnya, tindakannya juga perkataannya. Dan bahkan in the future juga akan berbeda. 

Sumber : Google

Membaca adalah jendela dunia. Itu benar. Menurutku dengan membaca, kita bisa mengetahui informasi sebanyak-banyaknya. 

Semakin sering kita membaca maka akan semakin kecanduan untuk membaca. Karena ternyata banyak sekali hal-hal yang belum diketahui. 

Membudayakan untuk memenuhi kebutuhan intelektual dengan membaca itu sangat penting. Seperti pentingnya memenuhi rasa lapar dengan makan. Karena jika tidak ia bisa mati kelaparan. Begitu juga dengan intelektual. Ada hak untuk memenuhinya. Sehingga otak akan terus terasah dan tidak tumpul jika digunakan untuk membaca dan berpikir.

Ketiga tentang Writing. Membaca dan menulis rasanya sudah sepaket. Dari membaca inilah maka tumbuh minat untuk menulis. Dalam Al-Qur’an anjuran untuk membaca dan menulis itu sangat banyak. Seperti kata “kataba” (menulis) beserta kata bentukannya yang disebutkan sebanyak 303 kali dalam Al-Qur’an dan kata “qara-a” (membaca) disebut sebanyak 89 kali dalam Al-Qur’an.

Membaca tanpa menulis itu bisa diibaratkan seperti kita berhasil menangkap burung dan tidak memasukkannya kedalam sangkar. Hanya kita biarkan saja. Maka ia akan terbang lagi. Jadi begitu juga dengan informasi yang kita serap dari membaca akan hilang jika kita tidak menulisnya. Dalam hadits juga dijelaskan bahwa mengikat ilmu itu dengan menulisnya. Jadi ilmu yang didapat dari membaca seyogyanya ditulis. Supaya tidak hilang dan bisa dikembangkan lagi.

Sumber : Google

Dengan menulis, yang kurasakan. Ini membuat lebih produktif.

Jika dengan membaca kita akan mengenal dunia, maka dengan menulis kita akan dikenal dunia. Ini kata seorang yang berpengaruh  yang selalu kuingat.

Yah, hobi adalah kesenangan. Kesenangan tidak hanya menyegarkan kepenatan otak tetapi juga mengisinya dengan khazanah keilmuan yang lebih banyak. 

Mari penuhi masa muda ini dengan banyak berkarya dan berprestasi juga bisa menginspirasi yang lainnya. :D

#IDKS


1 komentar:

  1. masa muda, berhobilah yang berlebihan, karena bila tak berlebihan, bukan anak muda namanya.... wkekwkwekwe

    BalasHapus